Latest Posts

14 September 2016

Muhammad Yunus - Jangan Menjadi Budak Aturan

Klik untuk menonton video



Penerima hadiah Nobel, Professor Muhammad Yunus, berbagi cerita yang inspiratif dan penuh motivasi di acara "One Young World" tahun 2010 tentang bagaimana ia bisa mendirikan sebuah bank untuk orang miskin, Grameen Bank, padahal ia tak tahu menahu tentang perbankan.


Saya bukan seorang bankir. Saya tak pernah belajar perbankan. Saya tak tahu bagaimana bank beroperasi. Tapi saya mendirikan sebuah bank.

Kita semua didorong untuk berbisnis dan bekerja untuk bisnis, menghabiskan sisa hidup kita untuk bisnis tersebut dan membantu pemilik bisnisnya mendapat lebih banyak uang. Dan pertanyaannya, apakah kita semua semacam mesin penghasil uang?

Jangan takut. Kita yang membuat aturan, kita yang mengubah aturan. Jangan menjadi budak aturan.
read more...

09 September 2016

Jack Canfield - Membuat Mimpi Jadi Kenyataan

Klik untuk melihat video

Seminar pendek Jack Canfield yang terkenal oleh bukunya "Chicken Soup for the Soul" tentang cara membuat impian jadi kenyataan, dengan terjemahan bahasa Indonesia.



Apa tujuan dari semua ini? Maksud dari semua ini bukan untuk mendapat 1 juta dolar, Rolls Royce, buku terlaris dan sebagainya. Itu bagus.Tapi pernahkah Anda melihat orang yang punya semua itu yang tak benar-benar bahagia?


Bukan hasilnyalah yang penting. Tapi pribadi Anda yang baru selama proses mencapai hasilnya.
read more...

27 Agustus 2016

Tony Robbins - Rahasia Hidup adalah "Memberi"

Klik untuk melihat video



Rahasia hidup adalah memberi. Lakukan ketika Anda tak punya. Dan saya jamin, kelangkaan akan hilang dari hidup Anda.
read more...

22 Agustus 2016

Stres, Frustasi, dan Depresi Menghadapi Hidup?


Klik untuk melihat video
Klik untuk melihat video


Hidup itu mudah, kenapa dibuat susah?

Itulah kata Jon Jandai, seorang petani sekaligus pendiri Pun Pun, sebuah lokasi pertanian organik dan pusat pendidikan di Thailand.

Dunia nampaknya penuh dengan persaingan. Hidup seakan-akan haruslah berlomba-lomba dan bersaing dengan yang lain.

Ya, memang ada seruan untuk fastabiqul khairat yang diterjemahkan menjadi "berlomba-lomba dalam kebajikan" atau bergegas dalam kebaikan, tanpa menunda-nunda.

Tapi kalau direnungi, sebenarnya bukan "berlomba" seperti yang biasa dilakukan di dunia, karena dalam perlombaan seperti olimpiade misalnya, hanya ada tiga pemenang saja yang mendapat emas, perak, dan perunggu.

Sementara hidup tidaklah demikian.

Di dunia, yang kelihatan sebagai kebajikan bisa jadi sebenarnya buruk, yang kelihatan buruk bisa jadi sebenarnya kebajikan. Yang kelihatannya sedikit bisa jadi sebenarnya banyak, yang kelihatan banyak bisa jadi sebenarnya sedikit, seperti misalnya yang bersedekah Rp 100,000 bisa jadi lebih baik dari yang bersedekah Rp 100 juta.

Karena keterbatasan kita sebagai manusia, kita cenderung melihat yang bisa dilihat oleh mata saja, dan timbullah persaingan dalam memiliki atau menjadi "lebih" dari orang lain, yang akhirnya justru membuat kita merasa bahwa hidup itu susah.

Jadi jikalau Anda sedang merasa stres, frustasi, depresi, putus asa, atau lelah menghadapi hidup, ada baiknya Anda melihat presentasi TEDx dari Jon Jandai ini.
read more...

02 Agustus 2016

Tony Robbins - Tak Mungkin Bisa Sukses Jika...

Klik untuk melihat video



"Saya di sini mengatakan apa yang sudah Anda tahu. Sumber daya (resources) tak pernah jadi masalah. Tapi kurang kreativitas (resourcefulness) adalah kenapa Anda gagal."


Anda menghipnotis diri sendiri untuk percaya bahwa Anda tak mendapat apa yang Anda inginkan karena tak punya sumber daya. Padahal orang paling sukses dalam sejarah tak punya sumber daya tapi mereka sangat kreatif sehingga mereka dapatkan sumber dayanya.
read more...

31 Juli 2016

Ilmu Pengetahuan

"...ketika kaum muslimin mencapai  tamadun (kebudayaan) yang tinggi, pada zaman al-Mansur, Harun ar-Rasyid, dan al-Ma'mun, dengan percaya akan ketinggian agama Islam, para pujangga dan filosof muslim menyalin kitab-kitab filsafat Yunani ke dalam bahasa Arab.  Demikian juga bahasa-bahasa yang lain dengan tidak memandang agama apapun juga, hingga menjadi kekayaan yang gilang-gemilang untuk membentuk kebudayaan Islam."



"...ketika kaum muslimin mencapai tamadun (kebudayaan) yang tinggi, pada zaman al-Mansur, Harun ar-Rasyid, dan al-Ma'mun, dengan percaya akan ketinggian agama Islam, para pujangga dan filosof muslim menyalin kitab-kitab filsafat Yunani ke dalam bahasa Arab. Demikian juga bahasa-bahasa yang lain dengan tidak memandang agama apapun juga, hingga menjadi kekayaan yang gilang-gemilang untuk membentuk kebudayaan Islam."

- Prof. Dr. Hamka dalam buku "Falsafah Hidup"
read more...

29 Juli 2016

Brian Tracy - Apakah "Gurun Sahara" Anda?


Klik untuk melihat video


....alasan mengapa cerita ini mungkin menarik bagi Anda adalah karena saya percaya bahwa setiap orang punya Sahara untuk diseberangi.

Saya menghabiskan 8 tahun bepergian keliling dunia. Sering kali bahwa sebuah perjalanan merupakan sebuah metafora untuk kehidupan.

Saya belajar bahwa sepanjang hidup Anda kapanpun Anda mencoba sesuatu yang tak biasa banyak orang akan mengatakan bahwa Anda tidak bisa mengapa Anda tak bisa, Anda akan membuang waktu membuang uang, sehingga akibatnya Anda akan mati di gurun.

Yang penting bukan apa yang terjadi pada Anda, tapi bagaimana Anda meresponnya.

Akhirnya, respon Anda pada kesulitan hidup adalah penentu sebenarnya tentang siapa Anda dan bagaimana karakter Anda.

...jangan takut untuk minta bantuan. Ini adalah tanda kekuatan dan keberanian juga karakter.

Juga jangan enggan untuk membantu orang lain. Ini adalah tanda kepedulian dan kasih sayang juga kepribadian Anda.
read more...