Latest Posts

17 April 2017

Robin Sharma - Anda Bisa Memimpin Tanpa Jabatan

Klik untuk menonton video

Presentasi Robin Sharma di acara "World Government Summit" di Dubai, Uni Emirat Arab, tentang bagaimana menjadi pemimpin tanpa jabatan.

 Robin Sharma:

 ...Saya tak bisa pikirkan contoh lebih tentang memimpin tanpa jabatan daripada Oseola McCarty.

Ia bukan perdana menteri atau presiden. Ia tak punya jabatan, ia bukan kepala sebuah departemen, ia bukan menteri. Ia adalah orang yang mencuci baju-baju kotor orang lain.

Dan ia punya pilihan, karena Anda punya pilihan tiap hari. Anda bisa jadi korban, atau Anda bisa jadi pemimpin. Tapi Anda tak bisa jadi keduanya.

Dan Anda bisa tahu seseorang itu korban karena mereka memberikan tenaga mereka untuk menyelesaikan pekerjaan...

...

Jadi, ia bisa saja jadi seorang korban, lebih daripada kita semua. Karena ia tumbuh dalam kemiskinan dan kesulitan. Kesulitan demi kesulitan di sepanjang hidupnya.\

Tapi ketika ia meninggal dunia di usia 91 tahun, ia dihormati oleh para pemimpin dunia. Ia telah bertemu perdana menteri dan presiden, bahkan mendapat gelar doktor  kehormatan dari Harvard University.

Jadi siapa wanita ini? Kenapa ia mendapatkan itu semua?

Ini ceritanya.

Sejak muda, ia mengambil uang receh dari mencuci baju kotor orang lain. Lalu ia pergi ke bank terdekat tiap hari untuk menabung jumlah yang tak seberapa itu.

Sama seperti setiap Anda di ruangan ini, setiap hari punya peluang untuk memberi kontribusi kecil tiap hari yang kelihatannya tidak penting ini.

Dan kontribusi itu adalah tindakan-tindakan kecil luar biasa yang kelihatannya begitu tidak penting,
hingga Anda bahkan tak melakukannya.

Perbaikan-perbaikan kecil setiap hari. Ketika terus dilakukan secara konsisten akan memberi
hasil tingkat dunia.

Bagaimana Anda punya hidup luar biasa?

Hari demi hari, satu tindakan demi satu tindakan.

Bagaimana Apple atau Instagram, atau SpaceX, atau Dubai yang berawal dari desa penambangan mutiara kecil di gurun...

Satu tindakan demi satu tindakan.

Jadi ia mengambil uang yang ia kumpulkan dan pergi ke bank terdekat dan memberikan kontribusi tiap hari yang kelihatan tidak penting ini. Dan hari berubah jadi minggu, bulan menjadi tahun, tanpa disadari usianya 87 tahun.

Suatu hari, ia pergi ke banknya dan ia melihat ke teller di depannya, ia melihat dirinya dan tersenyum.

"Oseola, apa kabar?"

Dan jawabnya, "Baik-baik."

Katanya, "Oseola, tahukah Anda berapa banyak uang yang telah Anda kumpulkan dari kontribusi kecil yang tampak tak berarti yang Anda tabung tiap hari?"

Katanya "Tidak, beritahu pada saya."


Katanya, "Oseola, kau telah mengumpulkan seperempat juta dolar."

Ia berkata, "Katakan apa yang Anda ingin saya lakukan dengannya?"

Ia adalah wanita sederhana, ia tak tahu seberapa banyakkah uang itu.

Jadi pria di konter punya ide ia menaruh 10 receh di konter...

Katanya, "Oseola, ini uang Anda, katakan apa yang Anda ingin saya lakukan dengannya?"

Ia menunjuk ke koin pertama dan berkata...

"Saya ingin berikan ini pada keponakan dan sepupu saya. Karena saya sangat mencintai mereka."

Lalu ia menunjuk ke receh sisanya dan berkata,

"Saya ingin Anda memberi ini untuk beasiswa untuk siswa-siswa Afrika-Amerika miskin yang masih tahu bagaimana cara bermimpi yang bermimpi menjadi pemimpin dan astronot, menjadi ibu dan penyair, pemadam kebakaran dan polisi di dunia yang telah lupa bagaimana cara bermimpi."

Dan tindakan kemanusiaan tersebut di dunia yang juga membutuhkan tingkat kemanusiaan serius, menyentuh orang-orang di seluruh dunia.

Ted Turner sangat terkesan, katanya,

"Jika seorang wanita pencuci lanjut usia bisa memberi semua uangnya, saya tentu bisa memberi 1 milyar dolar."

Dan itulah yang terjadi.

Seorang reporter melacak Oseola dan berkata, "Ini luar biasa."

"Anda berikan semua uang Anda."

"Apa mimpi Anda?"

Dan katanya, "Saya wanita lanjut usia, tapi saya sangat berharap sebelum mati saya bisa melihat siswa pertama berjalan di atas panggung kelulusan. Tapi saya tahu karena usia tua saya, saya tahu ini tak akan terjadi."

Tapi, hadirin sekalian, satu bulan sebelum ia meninggal siswa pertama berjalan di panggung kelulusan.

Dan setelah Oseola meninggal, seorang reporter lain melacak siswa itu...dan berkata, "Apa Anda dengar beritanya? Donatur Anda telah tiada, Oseola meninggal. Adakah yang ingin Anda katakan?"

Dan saya tak pernah lupakan apa kata siswa itu.

"Surga tak bisa mendapat malaikat yang lebih baik. Ia menginspirasi. Ia adalah anugerah, dan ia sangat berharga untuk dunia."

Itulah kepemimpinan.

Jadi, Anda bisa memimpin tanpa jabatan.
read more...

11 April 2017

Jack Ma - Jangan Belajar Dari Cerita Sukses Orang, Tapi...

Klik untuk menonton video



...sangat sulit meyakinkan orang yang sukses. Tapi selalu mudah meyakinkan orang-orang yang ingin sukses.



Jangan belajar dari kisah sukses besar orang lain. Belajarlah dari kesalahan yang dibuat orang lain. Karena semua orang membuat kesalahan yang sama. Tak semuanya punya sukses yang sama.
read more...

Jim Al-Khalili - Inspirasi dari Zaman Keemasan Islam (When the World Spoke Arabic)

Klik untuk menonton video


Berikut adalah terjemahan saya subtitle presentasi Prof. Jim Al-Khalili, seorang atheis, di Dubai, Uni Emirat Arab pada acara "World Government Summit" tahun 2016, yang mengingatkan bahwa sains bukanlah konsep Barat, dan apapun kepercayaan atau di mana kita tinggal, bukanlah halangan untuk mencapai kemajuan:

Saya ingin gunakan 30 menit ke depan untuk tak begitu melihat ke masa depan. Tapi melihat ke masa lalu.

Jadi, saya ingin berbicara tentang sebuah zaman ketika bahasa internasional sains adalah bahasa Arab.

Kita sering lupa, bukan hanya di Barat tapi juga di dunia Arab dan Muslim, bahwa selama berabad-abad ketika Eropa berada di Zaman Kegelapan, ada sebuah peradaban dan kecendekiawanan yang berkembang di Kerajaan Islam.

Tahun lalu (2015) telah ditetapkan oleh PBB sebagai Tahun Cahaya Internasional. Mungkin ada tahun-tahun internasional yang lain, karena ada banyak sekali hal yang ingin kita rayakan.

Tapi dalam sains kita merayakan seberapa besar teknologi yang bergantung dari sifat-sifat cahaya telah mempengaruhi hidup kita saat ini.

Dan salah satu alasan untuk memilih 2015 adalah karena dunia memutuskan untuk merayakan pencapaian seorang ilmuwan yang menulis buku 1.000 tahun lalu tentang optik.

Dan saya ingin sedikit ceritakan pada Anda tentang orang tersebut sebentar lagi.

Minat saya dalam bidang ini...Saya adalah profesor fisika teori di Inggris. Tapi saya lahir di Baghdad.

Saya punya ibu dari Inggris, ayah dari Irak. Jadi, dari sisi ayah saya, saya punya peninggalan para cendekiawan besar dari sebuah zaman keemasan yang sangat ingin saya bagikan pada dunia.

Saya menulis buku beberapa tahun lalu, berjudul "Pathfinders" yang telah diterjemahkan ke banyak bahasa.



Di Amerika, diterbitkan dengan judul, "The House of Wisdom". "Bayt al-Hikmah".

Pusat pembelajaran besar, hampir mistis, di Baghdad selama periode Abbasiyah.

Syukurlah, dari buku-buku yang telah saya tulis, ini satu-satunya yang diterjemahan ke bahasa Arab.

Dalam buku itu, saya menggambarkan banyak pencapaian-pencapaian besar dari zaman keemasan sains ini.

Zaman keemasan yang dimulai pertengahan abad ke-9, yang berpusat di sekitar ibu kota Kerajaan Islam, Baghdad, dan ini adalah sebuah zaman yang dimulai dengan gerakan besar penerjemahan dari banyak teks dari Yunani, India, Persia ke bahasa yang saat itu bahasa kerajaan, bahasa Arab.

Hari ini, sejarawan sains menyebut zaman ini sebagai zaman keemasan sains Arab.

Tidak semua cendekia dari Arab, banyak yang dari Persia.

Tak semua cendekia adalah Muslim, banyak yang Kristen dan Yahudi.

Ini adalah periode ketika kecendekiawanan didorong demi kepentingan kecendekiawanan dan pembelajaran.

Dan ini menunjukkan bahwa pencapaian ilmiah tak tergantung dari di bagian dunia mana Anda tinggal. Bagian dari peradaban apa Anda, bahasa apa, budaya apa agama apa yang Anda anut.

Sains adalah tentang bertanya tentang dunia di sekitar kita.

Dan saya pikir penting untuk mengingatkan dunia Arab dan dunia Muslim yang lebih luas bahwa sains waktu itu bukanlah konsep dari Barat.

Meski itulah yang diceritakan pada kita bahkan di sekolah-sekolah di dunia Arab sekarang.

Sains sebenarnya adalah rangkaian kesatuan dari Yunani kuno lalu ke Zaman Keemasan sains Arab ini, sampai Renaissance Revolusi Sains di Eropa.

Saya ingin menyebutkan daftar beberapa favorit saya.

Saya ingat memberi kuliah pada mahasiswa di mana saya menggambarkan pertandingan sepak bola.

Pertandingan sepak bola antara cendekia besar dari dunia Islam dan cendekia besar dari Yunani kuno.

Saya punya Aristoteles dan Plato di lini tengah tim Yunani. Saya punya Ibnu Haitsam dan Ibnu Sina, saya punya Al Khawarizmi sebagai penyerang, ini menyenangkan.

Tapi daftar dari cendekia hebat ini, ada lebih dari 11.

Banyak yang dari Arab, banyak yang dari Persia.

Biarkan saya beri beberapa contoh.



Di kiri atas mungkin adalah ilmuwan pertama di Zaman Keemasan, Jabir bin Hayyan. Ia hidup di abad ke-8. Bahkan sebelum gerakan penerjemahan dimulai.

Ia tumbuh dan bekerja di kota Kuffah, Irak.

Sekarang, ia dianggap oleh sejarawan sains sebagai kimiawan pertama sebenarnya.

Sekarang, kita melihat perbedaan antara kimia, sebuah ilmu pasti, dan alkimia yang merupakan gagasan filosofis yang dibungkus dalam mistisisme, sihir, dan tahayul.

Dan kami pikir keduanya sangat berbeda.

Banyak yang akan berkata, "Oh, ya, tapi Jabir bin Hayyan hanyalah ahli alkimia, bukan ilmuwan sebenarnya."

Mereka lupa bahwa bahasa Arab untuk "chemistry" adalah "al-kimiya".

Dari sinilah muncul kata "alchemy".

Jadi, benar, Jabir bin Hayyan mempraktikkan alkimia, tapi ia juga mempraktikkan kimia, sains yang benar. Ia mencampurkan zat-zat dalam jumlah tepat, ia mempelajari sifat asam dan alkali.

Dan kita tahu sekarang, bahasa Inggris seperti "alcali" dan "alcohol" diserap dari bahasa Arab.

Hunain Bin Ishaq adalah cendekia Kristen di Baghdad.

Saya menaruhnya di bawah gambar mata karena ia...Salah satu hal yang ia lakukan adalah menerjemahkan karya-karya Yunani kuno, terutama fisikawan Yunani besar, Galenus, yang membahas tentang mata.

Jabir bin Hayyan memberikan diagram struktur mata pertama di bukunya. Ia juga merupakan matematikawan hebat.

Saya menyebutkannya untuk menekankan bahwa tidak semua cendekia ini adalah ilmuwan Muslim.

Karena ini adalah periode toleransi, periode inklusivitas.

Waktu itu, Baghdad adalah tempatnya.

Sekarang, cendekia besar mungkin ingin pergi ke Harvard atau MIT di Amerika. Di sana, jika Anda punya ide, apakah Anda filsuf, ilmuwan, teolog, matematikawan, musisi, cendekia apapun, Baghdad adalah tujuannya.

Dan semua kepercayaan, budaya, agama ditoleransi. Karena ada semangat mempertanyakan secara bebas dan rasional.

Al-Kindi, seorang filsuf Arab.

Ia paham dan mempelajari karya filsuf-filsuf Yunani dan menghubungkannya dengan teologi Islam untuk pertama kalinya. Ia adalah pemikir yang mempengaruhi banyak filsuf lain di abad pertengahan. Sampai ke orang-orang seperti Ibnu Sina. Yang kemudian, tentunya, mempengaruhi banyak filsuf Eropa. Ibnu Sina mungkin adalah cendekia paling besar dan terkenal dari cendekia di periode Islam.

Ia adalah Einstein-nya dunia pertengahan. Ia menulis buku tentang kedokteran, "Qanun fi Thib" yang sangat berpengaruh.

Ini adalah buku standar tentang kedokteran selama 6 atau 7 abad di seluruh dunia.

Di Abad Pertengahan, jika Anda ke perpustakaan di Paris, jika Anda ingin belajar kedokteran Anda akan membaca terjemahan Latin "Qanun" dari Ibnu Sina. Ia dikenal di Barat sebagai Avicenna.

Dan tentunya salah satu buku paling terkenal di sejarah dunia adalah buku Al-Khawarizmi tentang aljabar.

Satu kata lagi, "algebra" diserap dari bahasa Arab "al-jabr", "Kitab al-Jabr", "The Book of Completion".

Ini adalah buku pertama yang memberi kita aljabar sebagai sub-bidang baru matematika.

Orang-orang Yunani sangat pandai dalam geometri. Tapi aljabar, cara kita menggunakan persamaan, X dan Y untuk memecahkan masalah sekarang bisa dilacak ke buku Al-Khawarizmi yang ditulis abad ke-9.

Saya punya slide lagi untuk menunjukkan beberapa daftar lagi.

Al-Razi, fisikawan dari Persia lain. Juga kimiawan hebat.

Sekarang di sekolah di manapun di dunia, Anda melihat tabel periodik elemen.

Al-Razi mungkin adalah ilmuwan pertama yang mulai mengelompokkan elemen-elemen dengan benar menurut sifat-sifat fisik dan kimia mereka.

Orang-orang Yunani dahulu percaya hanya ada 4 elemen. Tanah, udara, air, dan api. Bahwa semuanya berasal dari itu.

Al-Razi lebih jauh mengelompokkan garam dan mineral, metal, dan memahami sifat-sifatnya.

Ia juga salah satu orang yang membangun rumah sakit pertama di dunia. Rumah sakit seperti yang kita tahu sekarang, tempat untuk orang sakit, diperiksa oleh dokter di mana ada obat dan perawatan.

Banyak dari kemajuan itu muncul karena pentingnya merawat yang sakit, kebersihan, yang diajarkan oleh Islam.

Jadi agama baru, yang saat itu Islam membantu mendukung dan mendorong banyak dari bidang pengetahuan dan kecendekiawanan ini untuk maju.

Al-Zahrawi adalah fisikawan dan dokter bedah dari Andalusia. Di Spanyol.

Lagi, bagian dari Kerajaan Islam.

Ia mengembangkan dan menemukan banyak alat untuk pembedahan, forceps dan jarum suntik. Alat-alat yang masih kita gunakan sampai sekarang.

Ibnu Al-Nafis adalah seorang anatom dari Suriah.

Ia memberi penjelasan pertama dari sirkulasi darah. Ia adalah orang pertama yang paham bahwa jantung punya sekat.

Darah tidak mengalir dari satu sisi ke yang lain. Harus memutari tubuh.

Kenapa ia tidak diajarkan di sekolah ketika kita belajar anatomi?

Di astronomi, dan saya hanya mendaftar sedikit nama di sini, Al Tusi, Al Battani, Ibnu Al Syatir.

Mereka adalah filsuf besar di Zaman Keemasan yang lalu mempengaruhi orang-orang seperti Copernicus.

Sejarah atau buku sains manapun mungkin sampai baru-baru ini, ketika kita mulai lebih sedikit paham tentang kontribusi ini...buku manapun akan mengatakan Copernicus adalah ilmuwan pertama.

Copernicus memulai revolusi sains. Copernicuslah yang berkata, bumi mengelilingi matahari, bukan matahari mengelilingi bumi. Tapi Copernicus dipengaruhi oleh cendekia-cendekia ini.

Jika Anda melihat buku Copernicus "De revolutionibus", buku luar biasanya tentang astronomi dan melihat sampai ke belakang, ada berhalaman-halaman peta bintang dalam bahasa Arab sampai dari masa Al Battani.

Matematika yang digunakan Copernicus untuk mengembangkan modelnya, ia ambil dari karya Al Tusi dan Ibnu Al Syatir.

Saat itu para cendekia di Eropa mengakui dan memahami kontribusi dari para cendekia ini.

Karya-karya mereka diterjemahkan ke bahasa Latin dan disebarluaskan di seluruh Eropa.

Cendekia manapun di Abad Pertengahan yang ingin belajar astronomi atau kedokteran, aljabar, atau kimia harus pergi ke dunia Muslim untuk mencari tahu penelitian terbaru.

Mereka akan pergi ke Andalusia, ke Toledo, Granada, Cordoba. Mereka ke Baghdad.

Matematikawan besar Italia, Fibonacci, belajar bahasa Arab. Ia mempelajari karya-karya Al-Khawarizmi. Dan dalam buku matematika terkenalnya ia mengakui kontribusi Al-Khawarizmi.

Dan dalam keinsinyuran kita tak boleh melupakan kontribusi Al-Jazari.



Gambar ini Anda yang tinggal di Dubai akan sangat familiar dengan Jam Gajah. Karena dipajang di mall Ibn Battuta, di pusat kota.

Karya besar, bukan hanya dari kreativitas ilmiah tapi juga kreativitas artistik.

Al-Jazari mengembangkan banyak alat-alat berbeda yang membantu pemompaan air, ia mengembangkan pengungkit dan peralatan rumit yang telah maju jauh melebihi apapun yang telah dilihat sebelumnya.

Baru-baru ini saya beruntung bisa melihat buku asli Al-Jazari di Perpustakaan Süleymaniye di Istanbul. Dan hanya melihat diagram berwarna dan melihat detailnya juga perhatian dan kecerdasan dari penemu besar ini sangatlah menginspirasi.

Ini hanya sedikit contoh dari beberapa cendekiawan besar di periode tersebut.

Bahkan dalam geografi. Peta dunia digambar ulang.

Jadi Al-Idrisi mengembangkan peta.

Anda tak akan berpikir bahwa peta ini adalah gambaran yang bagus tentang dunia. Sampai Anda menghargai bahwa waktu itu...Utara ada di bawah halaman dan selatan ada di atas.

Jadi, terimakasih Power Point.



Sekarang, kita mengenali peta dunia.

Detail yang jauh lebih banyak jauh lebih akurat dari yang telah disediakan oleh bangsa Yunani, seperti Ptolemaus.

Dunia Islam dan para cendekia di sana pertama didorong oleh kebutuhan untuk kebutuhan agama mereka untuk memahami dunia. Lagi pula, tak ada teks Yunani yang memberi mereka gambaran Mekah atau Baghdad, contohnya.

Muslim perlu tahu, perlu mengembangkan geometri cukup rumit, untuk paham ke arah mana Anda berdiri untuk beribadah. Di manapun Anda berada di kerajaan yang luas ini.

Ini membutuhkan matematika yang rumit.

Bahkan metode ilmiahnya sendiri. Saya bisa melacaknya ke Zaman Keemasan ini.

Secara tradisional, kita berpikir bahwa bapak dari metode ilmiah adalah orang seperti Galileo atau Francis Bacon atau Rene Descartes.

Ada sebuah kutipan yang sangat menarik.

Biarkan saya bacakan.

"Kita harus membedakan sifat-sifat hal ihwal dan mengumpulkan dengan proses induksi apa yang berkaitan dengan mata yang seragam, tak berubah, jelas dan tak menjadi keraguan. Setelah itu, kita harus meningkatkan dalam pertanyaan dan pemikiran kita secara bertahap dan teratur, dengan mengkritik premis dan menerapkan kehati-hatian dalam berkesimpulan. Tujuan kita adalah ketika memeriksa dan meninjau, kita menerapkan keadilan, bukan mengikuti prasangka. Dan menjaga dalam kita menilai dan mengkritik agar kita mencari kebenaran, dan tidak terpengaruh oleh pendapat."

Itu adalah definisi metode ilmiah.

Itulah bagaimana kita mempraktikkan sains sekarang.

Itu adalah kutipan dari Ibnu Al-Haitsam 1.000 tahun yang lalu.

Kita lupa ini. Dan kita tak boleh lupa.

Jadi bagaimana dengan sains di dunia Arab dan Muslim sekarang?

Pembicara berikutnya, Neil Tyson akan berkata sedikit tentang ke mana sains mengarah dan beberapa statistiknya. Tapi biarkan saya beri pendahuluan singkat.



"Kita semua mengakui masih ada masalah. Lebih dari satu milyar Muslim, sumber daya materi yang luas, kenapa dunia Islam tak terlibat dalam sains dan proses menciptakan pengetahuan baru?...Akal sehat dan prinsip logis dan pikiran adalah satu-satunya pilihan masuk akal kita untuk pemerintahan dan kemajuan. Sebagai ilmuwan, kami paham ini. Tugasnya adalah untuk membujuk yang tak paham."

Ini dari seorang fisikawan dari Pakistan, Pervez Hoodbhoy.

Ia menyoroti sebuah masalah.

Adakah masalah?

Lagi pula, kita melihat di arena yang bagus ini dan kita melihat beberapa kemajuan teknologi di bagian dunia ini.

Dan kita bertanya, apakah mungkin ini prasangkanya sendiri tentang pencapaian di abad-21 di dunia Arab dan Muslim. Tapi saya percaya ada masalah yang perlu kita tangani.

Banyak orang masih memperlakukan sains dengan sedikit kecurigaan. Bahwa bagaimapun ini adalah konsepsi Barat yang dipaksakan pada kita oleh pihak luar.

Para pemimpin dan pemerintah di daerah ini pasti memahami ini. Mereka paham Anda perlu sains dan teknologi untuk kemajuan teknologi.

Meski demikian, statistik menunjukkan hal lain.

Kurang dari setengah persen GDP dari banyak negara Muslim dikeluarkan untuk Riset dan Pengembangan. Ini sangat rendah sekali dibanding negara lain yang maju. Jumlah ilmuwan di dunia Arab, contohnya, atau di dunia Muslim, jauh lebih sedikit dari jumlah rata-rata per kapita di negara-negara maju.

Bagi saya, sebagai seorang ilmuwan peneliti aktif yang lebih penting bukanlah jumlah, tapi kualitas penelitiannya. Kita mulai melihat kemajuan, tapi jalannya masih panjang. Tapi ini bukanlah gambaran yang seluruhnya suram.

Biarkan saya beri tahukan tentang satu atau dua keberhasilan.

Kita bisa memikirkan contoh.

Sebuah universitas riset KAUST di Jeddah, Arab Saudi. Ada di daftar salah satu universitas terbaik di dunia sekarang. Dan ini terjadi dengan sangat cepat.

Jika Anda pikirkan tentang kota pendidikan di Doha atau desa pengetahuan di sini, di Emirat. Jika Anda pikirkan tentang kota akademis internasional.

Semuanya favorit saya. Sesuatu yang mungkin belum pernah Anda dengar.



Ini adalah sebuah laboratorium penelitian bernama SESAME. Sedang dibangun di luar Amman, Yordania. Ini adalah pemercepat partikel. Tak sebesar Penumbuk Hadron Raksasa di CERN di Geneva. Tapi tetap saja penelitian canggih.

Ini adalah fasilitas sinkrotron. Memutarkan partikel di sekitar lingkaran hampir secepat kecepatan cahaya yang mengeluarkan cahaya yang lalu digunakan untuk berbagai bidang penelitian berbeda.

Dalam kedokteran, fisika, kimia, biologi, dan ini sedang dibangun di Yordania.

Dan ini adalah kolaborasi antara banyak negara. Negara-negara, termasuk Palestina, Israel, dan Iran. Banyak negara di wilayah itu.

Teman saya adalah kepala komite yang mengawasi proyek ini.

Dan ia berkata, "Ini adalah satu-satunya kesempatan di luar PBB di mana Anda melihat perwakilan Iran dan Israel di ruangan yang sama bersikap baik satu sama lain."

Karena sains menyeberangi batas budaya dan politik.
read more...

04 April 2017

Earl Nightingale - Keajaiban Pikiran & Bagaimana Orang Sukses Berpikir

Klik untuk menonton video
Keajaiban Pikiran
Oleh Earl Nightingale
(Transkrip video)


Saya ingin beritahu Anda sebuah rencana yang bisa Anda terapkan, yang hanya perlu sedikit waktu tiap hari, 5 hari per minggu yang hasilnya jauh lebih besar daripada waktu yang digunakan.

Pertimbangkan sebentar tentang apa yang telah diberikan oleh pikiran pada Anda. Apapun yang Anda punya, pekerjaan, hubungan dengan keluarga, filosofi hidup. Semua datang pada Anda karena Anda menggunakan pikiran.

Sekarang, pertimbangkan perkiraan yang dibuat oleh para ahli. Anda mungkin baru menggunakan kurang dari 10% kapasitas mental Anda. Jauh lebih sedikit.

Dr. Herbert Otto, psikolog, pendidik, dan ketua Pusat Nasional Eksplorasi Potensi Manusia mengingatkan kita bahwa banyak ilmuwan terkenal seperti Abraham Maslow, Margaret Mead, Gardner Murphy, O. Spurgeon English, dan Carl Rogers setuju pada sebuah hipotesa bahwa manusia menggunakan bagian sangat kecil dari kemampuannya.

Margaret Mead menyebut angka 6%.

Herbert Otto menulis, "Perkiraan saya 5% atau kurang."

Penelitian neurologi di institut penelitian otak UCLA menunjukkan kemampuan sangat besar yang tersimpan di manusia dengan memberikan sebuah hipotesa yang luar biasa. Kemampuan kreatif pokok dari otak manusia mungkin untuk tujuan yang praktis, menurut mereka, tak terbatas.

Dalam analogi komputer, manusia adalah tempat penyimpanan data yang besar. Tapi kita belum belajar bagaimana memprogram diri sendiri bagaimana memakai data ini untuk memecahkan masalah. Yefremov, cendekiawan dan penulis terkenal dari Soviet berkata,

 "Manusia dalam kondisi rata-rata hidup hanya menggunakan sebagian kecil dari pikirannya."

Seandainya kita mampu memaksa otak kita untuk bekerja hanya dengan 50% kemampuannya, kita bisa, tanpa kesulitan apapun, belajar 40 bahasa. Menghafal ensiklopedia Soviet yang tebal dari awal sampai akhir, dan menyelesaikan kursus yang diperlukan dari belasan kampus.

Dan pernyataan ini tidaklah berlebihan. Ini adalah pandangan teoritis yang umumnya diterima tentang potensi manusia. Sekarang, bagaimana kita bisa menggunakan potensi sangat besar ini?

Ini masalah yang sangat besar dan rumit dengan banyak cabang. Tapi seperti yang dikatakan Herbert Otto,

"Jelas bahwa orang yang menggunakan hampir semua kemampuannya yang terus mengaktifkan potensi mereka punya rasa sejahtera yang nyata dan energi yang besar. Mereka menganggap bahwa mereka menjalani hidup bermakna dan kreatif."

Jika semua yang Anda miliki adalah hasil dari hanya menggunakan 10% pikiran, pertimbangkan sebentar apa artinya bagi Anda dan keluarga Anda jika Anda bisa meningkatkan prosentase ini. Dan pada dasarnya tak satupun dari kita yang tahu sedikitpun tentang kempampuan pikiran yang sesungguhnya.

Tapi percayalah jika saya berkata pikiran Anda bisa dibandingkan dengan tambang emas yang belum ditemukan. Dan tak ada bedanya apakah Anda 17 atau 70. Jadi, tujuan Anda ada di masa depan. Masalah Anda adalah jembatan dari celah antara di mana Anda sekarang dan tujuan yang ingin Anda capai. Ini masalah untuk dipecahkan.

Robert Seashore, salah satu ketua di fakultas psikologi Northwestern University menunjukkan,

"Orang sukses bukanlah orang yang tak punya masalah. Mereka hanyalah orang yang belajar bagaimana memecahkan masalah mereka."

Itu dia. Hidup sukses, mendapatkan apa yang kita inginkan dari hidup, adalah memecahkan masalah antara di mana kita sekarang dan tempat yang ingin kita tuju. Tak ada yang tak punya masalah. Ini adalah bagian dari hidup. Tapi biarkan saya tunjukkan berapa banyak waktu yang telah kita buang dengan khawatir tentang masalah yang salah.

Berikut adalah perkiraan yang bisa dipercaya tentang apa yang dikhawatirkan orang.

  • Hal yang tak pernah terjadi: 40%.
  • Hal di masa lalu yang tak bisa diubah oleh kekhawatiran apapun, 30%.
  • Kekhawatiran yang tak perlu tentang kesehatan kita, 12%.
  • Khawatir akan berbagai hal-hal kecil, 10%.
  • Kekhawatiran yang nyata dan sah, 8%.

Pendeknya, 92% kekhawatiran rata-rata orang membuang waktu, menyebabkan stres, bahkan derita mental. Juga sangat tidak perlu. Dan ada 2 macam kekhawatiran nyata dan sah. Masalah yang bisa kita pecahkan dan masalah yang di luar kemampuan kita untuk dipecahkan.

Tapi kebanyakan masalah kita biasanya ada di kelompok pertama. Yang bisa kita pecahkan, jika kita belajar caranya.

Saya anggap Anda telah menetapkan sebuah tujuan. Masalah Anda adalah bagaimana saya mencapainya?

Tujuan Anda bisa saja naik jabatan pemasukan lebih besar, rumah indah, tak begitu masalah apa tujuan Anda. Tapi Anda punya tujuan Anda, dan Anda tahu bahwa Anda akan menjadi, dan Anda akan mencapai apa yang Anda pikirkan.Yaitu, jika Anda terus melakukannya, Anda akan mencapai tujuan Anda.

Tapi bagaimana? Bagaimana jika di sini pikirkan Anda bermain. Apa itu pikiran? Tak ada yang tahu dengan pasti. Mungkin cara terbaik menjelaskannya adalah dengan mengutip penulis drama pemenang Pulitzer, Archibald MacLeish.

Dalam dramanya, "The Secret to Freedom", seorang karakter berkata,

"Satu-satunya hal tentang manusia yang manusiawi adalah pikirannya. Yang lain bisa kau temukan pada babi atau kuda."

Sayang sekali itu benar. Pikiran manusia adalah hal yang memisahkan kita dari makhluk lain di dunia. Apapun yang kita alami di masa depan, hampir pasti datang sebagai hasil dari kita menggunakan pikiran. Namun ini tempat terakhir di dunia yang dipakai rata-rata manusia mencari bantuan.

Untuk merefleksikan sebentar tentang pikiran manusia, pertimbangkan apa yang telah terjadi. Pengetahuan manusia telah lebih maju di 50 tahun terakhir dibanding 10.000 peradaban manusia. Dari semua ilmuwan yang pernah hidup, diperkirakan bahwa 90% dari mereka masih hidup sekarang.

Kita telah mencapai wilayah ide dan kemajuan manusia yang amat tinggi dan tak terbayangkan bahkan oleh peramal paling optimis 10 tahun lalu. Tapi tiap ide baru memicu ide tambahan sehingga kita sekarang ada di era kemajuan majemuk di semua bidang. Dan dalam tiap wilayah yang mencengangkan imajinasi.

Dr. Harlow Shapley dari Harvard telah berkata bahwa kita sedang memasuki era manusia yang benar-benar baru. Ia menyebutnya era "Psychozoic", era pikiran. Dan Anda punya pikiran. Bebas untuk Anda gunakan.

Sekarang mari kita lihat beberapa fakta. Manusia rata-rata punya waktu luang sangat banyak untuk digunakan. Bahkan, jika Anda total jumlah jam dalam setahun dan menguranginya dengan waktu tidur. Jika Anda tidur 8 jam tiap malam, Anda akan punya hampir 6.000 jam terjaga dan Anda gunakan kurang dari 2.000 jam darinya untuk bekerja.

Ini menyisakan 4.000 jam/tahun di mana Anda tak bekerja maupun tidur. Ini bisa disebut jam bebas yang pada dasarnya bisa kita pakai sesuai keinginan. Paling tidak pikiran kita bebas.

Sekarang, agar Anda bisa melihat hasil yang luar biasa dalam hidup Anda, saya sarankan agar Anda gunakan hanya 1 jam per hari, 5 hari per minggu, dan memfokuskan waktu ini untuk melatih pikiran Anda.

Pilih satu jam sehari di mana Anda bisa gunakan secara teratur. Dan di jam-jam ini setiap harinya, ambil satu kertas kosong. Di atas halaman, tulis tujuan utama Anda sekarang. Dengan jelas dan sederhana. Lalu, karena masa depan kita tergantung dari cara kita bekerja, tulis ide sebanyak mungkin untuk meningkatkan yang sekarang Anda lakukan. Coba pikirkan 20 kemungkinan cara yang bisa membuat aktivitas Anda lebih baik.

Anda tak akan selalu dapat 20, tapi bahkan satu ide saja bagus. Sekarang ingatlah 2 poin penting tentang ini. Pertama, ini tidak mudah, dan kedua, sebagian besar ide Anda tak akan bagus.

Maksud saya dengan tidak mudah, ini sama dengan memulai kebiasaan baru apapun. Awalnya pikiran Anda sedikit enggan dipaksa keluar dari kebiasaan lama. Tapi ketika Anda memikirkan pekerjaan dan cara yang bisa meningkatkannya, tulislah setiap ide yang muncul di pikiran Anda, tak peduli betapa tak masuk akal kelihatannya.

Saya beri tahu apa yang akan terjadi. Beberapa dari ide Anda akan bagus dan pantas dicoba. Tapi yang paling penting yang dihasilkan dari jam ekstra ini adalah, ini akan menanamkan tujuan Anda di pikiran bawah sadar dan mulai menggerakkan mesin yang penting. Dan 20 ide per hari jika Anda bisa dapat sebanyak itu, totalnya 100/minggu, bahkan meski Anda tak berpikir di akhir pekan. 1 jam/hari, 5 hari/minggu, totalnya 260 jam/tahun. Dan Anda masih menyisakan 3.740 jam waktu luang.

Ini artinya, Anda akan memikirkan tentang tujuan Anda dan cara meningkatkan performa Anda, meningkatkan pelayanan Anda, 6.5 penuh minggu bekerja ekstra setahun. 6.5 minggu dengan 40 jam difokuskan untuk berpikir dan berencana.

Bisakah Anda lihat betapa mudahnya untuk menonjol dalam yang disebut kompetisi?

Dan ini akan masih menyisakan Anda 15 jam / hari untuk Anda pakai sesuai yang Anda inginkan. Dengan memulai tiap hari dengan berpikir, Anda akan temukan bahwa pikiran Anda akan terus bekerja sepanjang hari. Anda akan temukan bahwa di waktu yang tak terduga, ide yang sangat bagus akan muncul di pikiran Anda. Dan jika demikian, tulislah sesegera mungkin. Satu saja ide bagus akan bisa sangat mengubah pekerjaan Anda, dan sebagai hasilnya mengubah hidup Anda.

Jika Anda ingin mengembangkan otot tubuh, Anda akan melakukan satu bentuk olah raga. Pikiran juga dikembangkan dengan cara yang sama. Kecuali, hasilnya akan jauh lebih besar daripada waktu dan energi yang digunakan.

Saya telah memakai sistem ini bertahun-tahun, dan telah memberi saya pengalaman paling memuaskan dan bermanfaat dalam hidup saya. Dan ini hanya perlu 5 jam per minggu. 5 jam dari 168 jam.

Apakah pantas?

Ini seperti memakai 5 jam per minggu menggali bebatuan dengan emas murni.  Karena itulah pikiran Anda, bahkan jauh lebih dari itu.

Tiap kali Anda menulis tujuan di bagian atas kertas janganlah mengkhawatirkannya. Pikirkanlah sebagai suatu masalah yang hanya menunggu untuk dipecahkan. Hadapi dengan keyakinan dan gunakan kekuatan besar pikiran Anda untuk memecahkannya. Dan percayalah pada saya, Anda akan bisa memecahkannya.

Sekarang mari kita ringkas.

Minggu ini, mulailah gunakan 1 jam/hari memikirkan ide sebanyak yang Anda bisa. Cobalah 20 sehari. Tentang cara meningkatkan apa yang Anda lakukan sekarang. Ingatlah bahwa tercapainya tujuan Anda sangat mungkin tergantung darinya.  Demikian juga masa depan Anda.

Dua. Jika semua yang Anda punya sekarang adalah hasil dari memakai, misalnya, 5%-10% kemampuan mental Anda, Anda akan bayangkan seperti apa hidup jika Anda bisa meningkatkan angka ini ke 20% atau lebih.

Tiga. Orang sukses bukanlah orang yang tak punya masalah. Mereka hanyalah orang yang belajar bagaimana memecahkan masalah.

Empat. Jangan buang waktu dan energi mengkhawatirkan hal yang tak perlu.

40% tak akan terjadi, 30% sudah terjadi dan tak bisa diubah, 12% kekhawatiran tak perlu tentang kesehatan kita, kekhawatiran akan hal-hal kecil lain dan hanya 8% yang nyata.

Cobalah pisahkan yang nyata dari yang tak perlu.  Dan pecahkanlah yang mampu Anda pecahkan.

Terakhir, satu-satunya hal di dunia yang bisa membawa Anda ke tujuan hidup adalah pikiran Anda. Penggunaan yang efektif.  Dan menindak lanjuti ide-ide bagus yang mengejutkan Anda.

Kita cenderung meremehkan kemampuan kita sendiri.  Kita harus sadar bahwa kita punya, di dalam diri kita cadangan kemampuan besar. Bahkan kemampuan yang jenius yang bisa diraih jika kita menggali cukup dalam.

Inilah keajaiban pikiran Anda.
read more...

30 Maret 2017

Tony Robbins - 6 Kebutuhan Manusia & Strategi Sukses Bag. 3-4

Klik untuk menonton video
Kebanyakan orang berpikir, "Jika aku sukses, aku akan puas." tapi mereka masih tak puas. Atau, "Jika aku punya anak, aku akan puas."

Ketika sudah punya anak, bagus untuk sementara, tapi masih tak puas. Orang selalu mencari sesuatu yang lebih.

Dan saya katakan pada Anda bahwa hanya ada dua hal yang akan memberi kepuasan jangka panjang... Kita semua punya 6 kebutuhan yang harus dipenuhi. Semua manusia punya ini.

Kita semua punya tujuan berbeda, keinginan yang berbeda, cara berbeda untuk membuat kita merasa nyaman, tapi kita punya 6 kebutuhan.


Apa saja kebutuhan itu dan bagaimana memenuhinya?

Silakan tonton video di atas :-)
read more...

Muhammad Ali - Hal Terpenting Dalam Hidup


Klik untuk menonton video


Tuhan tak memuji saya karena mengalahkan Joe Frazier, Tuhan tak peduli Joe Frazier...Ia ingin tahu bagaimana kita saling memperlakukan. Bagaimana kita saling membantu...Hal terpenting tentang hidup adalah apa yang terjadi ketika Anda mati. Apakah Anda akan ke surga atau neraka?

Jadi apa yang akan saya lakukan ketika pensiun, saya hanya punya 16 tahun untuk produktif. Mempersiapkan diri untuk bertemu Tuhan dan pergi ke tempat terbaik. Masuk akal?
read more...

09 Maret 2017

Warren Buffett - Kerendahan Hati Salah Satu Orang Terkaya di Dunia (1999)

https://www.youtube.com/watch?v=71gYpf3NR3M


"...kalian tak perlu punya uang sangat banyak untuk menikmati hidup kalian, saya menikmati hidup ketika......punya $10,000 dan saya tinggal di rumah yang sama ketika saya punya sejumlah itu, saya beli 41 tahun lalu.

Saya dahulu suka rumah itu, dan sekarang juga suka rumah itu.

Jadi jika kalian memikirkannya...jika kalian punya pekerjaan cukup baik, kalian akan makan McDonalds dan saya makan McDonalds, jadi makanan kita sama, maksud saya...tapi sebenarnya saya harap kalian makan di Dairy Queen. Dan jika kalian ke Dairy Queen kalian bisa bertemu saya dan memesan menu apapun yang mampu kita semua beli.

Kallian akan memakai pakaian yang sama dengan saya. Saya akan membayar lebih untuk setelan saya, tapi segera setelah saya pakai jadi kelihatan murah, jadi kita kelihatan sama.

Kita tinggal di rumah yang hampir sama, saya tinggal di sebuah rumah sejak 41 tahun lalu, yang hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas, juga nyaman, dan kalian akan tinggal di rumah
yang sama, dan yang beda adalah ada 50 ruangan lagi, guest house atau semacamnya.

Mungkin ini hanya akan memberi lebih banyak masalah, kalian harus khawatir tentang "greenskeeper" kalian atau semacamnya, jadi saya pernah ke rumah milik orang-orang yang mungkin nilainya 200 kali lebih besar dari rumah saya, dan saya tak akan lebih bahagia di rumah itu, bahkan kebahagiaan saya akan berkurang saya punya satu hal lagi untuk dikhawatirkan.

Banyak orang di rumah, dan orang-orang mengundurkan diri, mencuri, dan sebagainya, masa bodoh.

Kita akan mengemudi mobil yang sama.

Bahkan mungkin kalian punya mobil lebih baik, mobil saya berusia 8 tahun, tak tahu nilainya sekarang, tapi ini baik-baik saja, saya menyukainya.

Kita akan menonton televisi yang sama.Kita bekerja dengan komputer yang sama, pada dasarnya.

Satu-satunya yang berbeda adalah bagaimana kita bepergian jarak jauh.

Saya akan memakai pesawat yang lebih nyaman daripada Southwest Airlines atau semacamnya, di mana saya tak punya masalah terhadapnya, tapi itu satu-satunya perbedaan besarnya.

Selain itu, saya melakukan yang saya sukai tiap hari, dan saya harap kalian juga.

Saya bekerja dengan orang-orang baik, saya harap kalian juga."
read more...