09 September 2009

Tahap Investigasi dalam Memulai Bisnis

Mulai BisnisManakah dari hal-hal berikut yang menjadi alasan Anda menginginkan bisnis sendiri?

• Kebebasan dari rutinitas yang membosankan.
• Melakukan apa yang Anda inginkan kapanpun Anda mau.
• Meningkatkan standar hidup.
• Ingin menerapkan kemampuan dan pengetahuan sepenuhnya
• Memiliki produk yang diminati orang.
• Memiliki waktu lebih banyak untuk keluarga.
• Bebas dari pakaian seragam
• Tidak suka selalu diperintah orang.
• Ingin menjadi pembuat keputusan.

Apapun alasan Anda di atas, ingin memulai bisnis sendiri itu bagus. Namun, dalam proses Anda memulai bisnis, ada satu tahap yang tak boleh Anda lewati: tahap investigasi.

Dalam tahap investigasi ini, Anda perlu melihat diri Anda sendiri, dan juga pilihan-pilihan bisnis yang Anda miliki. Karena ada bisnis yang sesuai dengan karakter pribadi tertentu, maka tahap ini perlu diawali dengan pertanyaan “apa tipe kepribadian saya?”

Si Pemenuh Kewajiban

Orang dengan sikap seperti ini biasanya adalah seorang introvert yang cenderung serius, diam, teratur, logis, realistis, dan dapat diandalkan. Biasanya, mereka adalah orang yang pandai menghitung, sehingga 20% dari mereka biasanya menjadi akuntan.

Si Mekanik

Mereka juga tergolong introvert. Mereka biasanya tertarik oleh hal yang bersifat sebab akibat, hal-hal yang berbau mekanis, dan suka mengorganisasi fakta menggunakan prinsip logis. Orang seperti ini bisa menjadi ahli mekanik, atau hal-hal yang berbau ketrampilan.

Si Pelaku

Orang seperti ini biasanya adalah ekstravert (bukan ekstrovert!) yang bisa segera memecahkan masalah, suka menikmati apapun yang ada, mudah beradaptasi, dan tolerasni. Biasanya mereka suka olahraga, dan tidak suka penjelasan yang berbelit-belit. Sekitar 10% dari pribadi ini biasanya memiliki profesi dalam bidang marketing.

Si Eksekutif

Mereka juga termasuk ekstravert yang biasanya pandai memimpin dan berbicara di depan umum. Mereka juga biasanya suka mencari pengetahuan dan informasi baru.

Mungkin untuk menganalisa kepribadian satu per satu akan terasa rumit. Oleh karena itu, Anda bisa melihat tipe kepribadian dari dua hal saja: ekstravert dan introvert.

Introvert biasanya suka menjadi:
• Seniman
• Ilmuwan
• Idealis

Ekstravert biasanya:
• Visioner
• Inspiratif
• Suka memberi

Setelah mengetahui tipe kepribadian, tahap selanjutnya adalah melihat pilihan-pilihan bisnis Anda. Ketika memilih bisnis, Anda bisa mempertimbangkan hal-hal berikut:

• Apakah Anda lebih suka bekerja dengan tangan, pikiran, atau keduanya?
• Apakah bekerja di luar atau di dalam ruangan menjadi pertimbangan?
• Apakah Anda pandai dalam matematika, menulis, menyusun puzzle, atau memperbaiki sesuatu?
• Apa minat atau hobi Anda?
• Apakah Anda suka mesin atau komputer?
• Apakah Anda suka bepergian, berfoto, dan mengoleksi benda-benda?
• Apakah Anda besar, kecil, atau kuat?

Buat daftar tentang apa yang Anda sukai dan tidak Anda sukai. Setelah Anda menemukan mana yang sesuai dengan “panggilan hati” Anda, maka selanjutnya Anda bisa menuju ke tahap perencanaan bisnis.

Mengetahui apa yang sesuai dengan hati Anda adalah penting dalam menjalankan bisnis atau profesi apapun. Sebab, ini juga akan mempengaruhi keberhasilan bisnis yang Anda jalankan.

Dahulu, bisnis dompet nilon milik Robert Kiyosaki akhirnya harus ditutup karena itu sebenarnya tidak sesuai dengan pribadi dan keinginannya. Apa yang menjadi keinginannya adalah mengajar! Karena itu, ia kemudian menjalankan berbagai bisnis lain yang lebih cocok, dan menuliskan ilmunya dalam buku. Ia kemudian juga mendedikasikan ilmunya untuk mendidik orang di seluruh dunia agar menjadi melek finansial lewat Rich Dad Company-nya.

Seorang pengusaha peralatan golf, Barney Adams, juga bisa sukses karena bisnisnya sesuai dengan pribadinya, dan ia benar-benar menyukai apa yang ia lakukan. Sampai-sampai, di sebuah wawancara di Success Magazine, ia pernah berkata seperti ini:

“Jika Anda ingin memulai bisnis, sebaiknya bisnis itu adalah sesuatu yang benar-benar Anda sukai. Jika alasannya adalah uang, maka saya akan sudah berhenti berbisnis sebanyak 40 kali"

Itulah pentingnya tahap investigasi. Temukan mana yang sesuai dengan diri Anda, dan ayo mulai berbisnis!


Gambar: Bootstrapme.com





0 komentar: on "Tahap Investigasi dalam Memulai Bisnis"

Posting Komentar


Ingin menambahkan sesuatu dari posting di atas? Ingin berdiskusi?

Semuanya dipersilakan, namun mohon maaf karena komentar dengan bahasa yang kurang layak ataupun spam tidak akan saya munculkan.

Mohon pengertiannya :-)