03 Februari 2010

Jika Takut Gelombang, Jangan Pergi Berlayar

Meggy Z pernah menyanyJika Takut Gelombang, Jangan Pergi Berlayarikan..

“Percuma saja berlayar, kalau kau takut gelombang. Percuma saja bercinta, kalau kau takut sengsara.”

Selama kita masih hidup di dunia, pasti akan menemui masalah. Dalam setiap usaha yang kita lakukan, pasti ada risiko. Bahkan mencintai pun ada risikonya.

Risiko ditolak, risiko patah hati, risiko dicampakkan, dan sebagainya.

Jadi, kalau Anda mencari “enaknya saja”, atau mencari “amannya saja” dalam apa yang Anda kerjakan, maka Anda tak akan bisa melakukannya.

Jika Anda mengemudi di jalan, pasti Anda menemui jalan naik, turun, belokan, dan medan-medan lain yang bisa mempersulit Anda. Kalau tak mau menemui hal seperti itu, jangan mengemudi.

Jika Anda berlayar, pasti Anda akan menemui gelombang, baik itu besar maupun kecil. Satu-satunya sampai ke tempat tujuan adalah menghadapi gelombang tersebut, atau jangan berlayar sama sekali.

Kalau orang bule bilang,

“Don’t play it safe, or don’t play it at all.”

Di tengah-tengah permainan, termasuk permainan hidup, pasti ada “jatuh bangun”. Ini tak bisa kita hindari, dan apa yang harus dilakukan adalah menghadapinya.

Kenyataannya, pengemudi yang baik adalah pengemudi yang bisa melewati setiap rintangan yang ia temui di jalan. Sama halnya seperti pelaut yang baik, dan sama halnya seperti pekerjaan Anda.

Jadi, sekali lagi,

“Jika takut gelombang, jangan pergi berlayar.”




Gambar: wildesl.org







0 komentar: on "Jika Takut Gelombang, Jangan Pergi Berlayar"

Poskan Komentar


Ingin menambahkan sesuatu dari posting di atas? Ingin berdiskusi?

Semuanya dipersilakan, namun mohon maaf karena komentar dengan bahasa yang kurang layak ataupun spam tidak akan saya munculkan.

Mohon pengertiannya :-)