23 Mei 2010

Apa Beda Sikap Tertutup dan Pikiran Tertutup?

Apa Beda Sikap Tertutup dan Pikiran Tertutup?
Saya menemukan sebuah pertanyaan,

“apakah beda antara sifat tertutup dengan pikiran tertutup ?”

Sikap tertutup dan pikiran tertutup tentu berbeda.

Sikap tertutup lebih menuju pada seseorang yang introvert, yaitu seseorang yang merasa lebih nyaman jika sendirian. Orang introvert ini biasanya akan “terkuras” energinya jika berada di antara kerumunan orang banyak. Mereka juga lebih banyak memikirkan apa yang akan mereka bicarakan.

Namun, ini tidak berarti bahwa orang introvert adalah orang yang pemalu. Bedanya, orang introvert tidak merasa nyaman dengan kerumunan orang banyak, sementara pemalu tidak menyukai kerumunan orang karena rasa takut.

Pada umumnya, orang menganggap bahwa introvert yang tertutup tidak bisa menjadi pemimpin atau entrepreneur / pengusaha. Kenyataanya, ada banyak sekali pemimpin dan entrepreneur yang memiliki kepribadian yang cenderung introvert (setiap orang punya dua sifat introvert dan extravert), baik mereka sadar atau tidak.

Misalnya, Anda bisa melihat dalam tulisan “Introvert juga bisa membuat perbedaan” di mana saya mengungkapkan bahwa Barack Obama adalah seorang introvert. Selain Obama, tokoh introvert terkemuka lain adalah Bill Gates, Steven Spielberg, dan Warren Buffet (Anda pasti kenal semuanya, kan?)

Di sisi lain, seseorang yang pikirannya tertutup bisa dibilang adalah seseorang yang tak mau menerima ide baru. Anda boleh saja menjadi orang tertutup, tapi tidak untuk pikiran tertutup. Satu ungkapan mengatakan:

“A closed mind is a good thing to lose.”


Pikiran tertutup adalah sesuatu yang bagus jika Anda buang jauh-jauh.

Seseorang dengan pikiran tertutup jika sedang mendengarkan sebuah ide disampaikan, tak mau menerima. Sementara, di salah satu newsletter saya mengatakan bahwa orang dengan pikiran terbuka akan menerima suatu ide baru, lalu mempertimbangkan apakah ide tersebut bisa ia terima atau tidak.

Jadi, sebenarnya di sini intinya adalah keseimbangan atau kemampuan untuk menyesuaikan. Orang dengan sikap tertutup tentunya perlu bertindak terbuka, tidak sepenuhnya tertutup. Sementara, orang dengan pikiran terbuka juga sebenarnya perlu teguh akan pendiriannya, alias percaya dan yakin akan apa yang ia ketahui, dan tidak goyah akan opini-opini dari luar.



Image courtesy of sdominick






7 komentar: on "Apa Beda Sikap Tertutup dan Pikiran Tertutup?"

  • Adrian Luis mengatakan...

    Betul sekali...
    Kalau kita mau meraih kesuksesan, salah satu yang terpenting yang perlu kita lakukan adalah memiliki sikap OPEN MIND! Thanks buat inspirasinya... Keep inspire! ^^

    Salam sukses,

    Adrian Luis

  • Elsa mengatakan..

    Thanks Pak Adrian, atas kunjungannya :-)

  • Adrian Luis mengatakan...

    Sama2, Bu... Bangsa Indonesia ini perlu lebih banyak inspirator dan motivator untuk membuat Bangsa Indonesia menjadi lebih maju lagi berlipat - lipat dari sekarang... ^^

  • kanoko mengatakan...

    Baru sekali berkunjung di blog ini..artikel motivasinya sangat menarik untuk menambah wawasan..thanks

  • dunk mengatakan...

    wah ternyata introvert itu tidak berkesan negatif ya..ternyata selama ini saia salah dong. hehe. makasih mba informasinya. slm blogwalking

  • Elsa mengatakan..

    @kanoko

    Thanks ya :-)

    @dunk

    Memang banyak yang menganggap bahwa sikap introvert itu bagaikan sebuah "penyakit". Padahal ini hanyalah sebuah karakter atau bisa juga disebut preferensi.

  • handout mengatakan...

    terima kasih banyak atas inspirasinya,
    moga sukses selalu.

Posting Komentar


Ingin menambahkan sesuatu dari posting di atas? Ingin berdiskusi?

Semuanya dipersilakan, namun mohon maaf karena komentar dengan bahasa yang kurang layak ataupun spam tidak akan saya munculkan.

Mohon pengertiannya :-)