Mungkin hal sederhana seperti membiarkan adanya cahaya saat kita tidur di malam hari kedengaran tidak punya dampak signifikan.

Padahal, penelitian telah membuktikan bahwa cahaya walaupun itu sedikit, bisa sangat mempengaruhi kualitas tidur kita yang akhirnya berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental.

Menurut artikel yang diterbitkan di situs Universitas Harvard, beberapa penelitian ilmiah menunjukkan adanya hubungan antara penyakit tertentu dengan paparan cahaya pada malam hari, seperti bekerja pada saat shift malam, seperti penyakit diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.

Tetapi jangan takut, karena penelitian ini bukanlah bukti bahwa paparan cahaya malam hari dapat menyebabkan penyakit-penyakit itu. Tapi yang jelas, paparan cahaya dapat mengganggu siklus tidur, yang bisa berdampak pada kesehatan fisik dan mental kita.

Jadi lebih baik pakai lampu tidur atau tidak?

Jawaban singkatnya adalah tidak, meskipun itu hanya lampu tidur.

Cahaya redup dari lampu tidur sekalipun dapat mengganggu ritme tidur dan sekresi melatonin (hormon tidur) seseorang. Melatonin selain dikenal sebagai hormon tidur juga sebenarnya punya peran penting lainnya dalam tubuh, termasuk menjaga tekanan darah dan gula darah tetap sehat, dan mengurangi kadar radikal bebas yang merusak sel.


Cahaya Yang Ini Dapat Membantu Tidur Kita...


Bagaimana kalau kita tak suka tidur di ruang gelap gulita?

Kalau kita memang ingin tetap mendapat cahaya sedikit agar kondisi ruangan tidak gelap gulita, para ahli menyarankan lampu yang berwarna merah. Ini karena lampu yang cahayanya merah memiliki kekuatan paling kecil untuk mengganggu ritme sirkadian dan menekan melatonin.

Ini telah dibuktikan oleh para ilmuwan, yang menunjukkan bahwa lampu berwarna merah bisa membantu meningkatkan kualitas tidur, ketimbang cahaya lampu berwarna putih dan kuning yang justru membuat kita sulit tidur.

 Manfaat Mengejutkan Cahaya Di Siang Hari



Agar bisa tidur lebih nyenyak dan berkualitas, para ahli juga menyarankan agar kita memaparkan diri pada banyak cahaya terang di siang hari.

Menurut James Lake, MD dalam artikelnya di situs Psychology Today, paparan sinar matahari alami, terutama di pagi hari, dapat berfungsi sebagai antidepresan alami yang efeknya cukup signifikan. Bahkan, ini dapat memperpendek waktu menginap seorang pasien depresi berat yang dirawat di rumah sakit.

Jadi, paparan cahaya terang di pagi hari dapat memperbaiki mood kita sekaligus membantu kita untuk tidur lebih nyenyak di malam hari.

Nah, bagi Anda yang ingin memberi nuansa berbeda pada ruang tidur atau ruang di manapun di rumah Anda, saya sarankan meletakkan lampu bulan 3D yang bisa berubah-ubah warna, termasuk warnah merah yang dapat membantu Anda tidur.

Klik di sini untuk medapatkan lampu bulan 3D ini di toko online My Simple Life.



 Lampu Bulan 3D My Simple Life






Man vector created by freepik - www.freepik.com 
Summer vector created by freepik - www.freepik.com